PRAKATA
Dalam surat Al-Baqarah ayat ke21-22, Allah azza wajalla menegaskan bahwa Dialah Tuhan yang haq untuk disembah. Allah azza wajalla berfirman (yang artinya)
“Wahai manusia! Sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dan orang-orang yang sebelum kamu, agar kamu bertakwa. (Tuhan) yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dialah yang menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia hasilkan dengan (hujan) itu buah-buahan sebagai rezeki untukmu. Karena itu janganlah kamu mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah, padahal kamu mengetahui.”
Hanya Pencipta Segala Sesuatu Yang Berhak Disembah
Ibnu Katsir Rahimahullah Ta’ala, mengatakan:
الخالق لهذه الأشياء هو المستحق للعبادة
“Hanya pencipta segala sesuatu yang ada inilah yang berhak disembah dengan segala macam ibadah.” (Tafsir Ibnu Katsir 1/57)
Macam-macam ibadah
Dalam Kitab Al Ushul Ats Tsalasah, penulis menyebutkan macam-macam ibadah yang Allah perintahkan, antara lain:
1. Islam (Syahadat, Shalat, Puasa, Zakat dan Haji)
2. Iman
3. Ihsan
4.Doa
5.Khauf (Takut)
6.Raja’ (Pengharapan)
7. Tawakkal
8. Raghbah (Penuh harap)
9. Rahbah (Cemas)
10. Khusyu’ (Tunduk)
11. Khasyyah (Takut)
12. Inabah (Kembali kepada Allah)
13. Isti’anah (Memohon pertolongan)
14. Isti’adzah (meminta perlindungan)
15. Istighatsah (meminta pertolongan untuk dimenangkan atau diselamatkan)
16. Dzabh (Penyembelihan)
17. Nadzar
18. Dan macam-macam ibadah lainnya yang diperintahkan oleh Allah azza wajalla
Penyelewengan Ibadah adalah bentuk Kesyirikan
Allah subhanahu wa Ta’ala berfirman (Yang artinya):
“ Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah, karena itu janganlah kamu menyembah seorang pun di dalamnya disamping (menyembah) Allah.” (QS. Al-Jin: 18)
Karena barangsiapa yang menyelewengkan ibadah tersebut untuk selain Allah, maka dia adalah musyrik dan kafir.
Allah subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَمَن یَدۡعُ مَعَ ٱللَّهِ إِلَـٰهًا ءَاخَرَ لَا بُرۡهَـٰنَ لَهُۥ بِهِۦ فَإِنَّمَا حِسَابُهُۥ عِندَ رَبِّهِۦۤۚ إِنَّهُۥ لَا یُفۡلِحُ ٱلۡكَـٰفِرُونَ
(Yang artinya) “Dan barang siapa menyembah tuhan yang lain selain Allah, padahal tidak ada suatu bukti pun baginya tentang itu, maka perhitungannya hanya pada Tuhannya. Sesungguhnya orang-orang kafir itu tidak akan beruntung.” (QS. Al-Mu'minun: 117
Disusun & Dipublikasikan Oleh Tim Ilmiah Elfadis
Senin, 07 Rabiul Akhir 1442H / 23 November 2020
.Follow dan support akun kami :
🌏 Web | lorongfaradisa.or.id - http://www.syafiqrizabasalamah.net/
🖥 Youtube : https://www.youtube.com/LorongFaradisa
🌐 Telegram : https://t.me/lorongfaradisaofficial
📱 Instagram : Instagram.com/elfadis__
📘 Facebook : facebook.com/lorongfaradisa.
___
Share agar lebih bermanfaat